
Presiden Donald Trump telah memecat Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan menggantikannya dengan direktur CIA Mike Pompeo, yang akan digantikan oleh wakil direktur CIA Gina Haspel.
Seorang pejabat senior Gedung Putih hari Selasa mengatakan pemecatan Tillerson itu dilakukan saat ini karena Trump ingin “membuat tim barunya siap sebelum perundingan mendatang dengan Korea Utara serta berbagai negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung.”
“Terima kasih kepada Rex Tillerson atas pengabdiannya! Gina Haspel akan menjadi Direktur baru CIA, dan wanita pertama yang terpilih. Selamat untuk semua!” kata Trump melalui cuitan di Twitter, Selasa (13/3).
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Steve Goldstein, Tillerson berencana tetap menjabat di Departemen Luar Negeri dan mengatakan bahwa Tillerson terkejut dengan pemecatannya.
“Menlu tidak berbicara kepada presiden dan tidak mengetahui alasannya, tapi dia bersyukur atas kesempatan untuk melayani, dan masih sangat percaya bahwa pelayanan publik adalah panggilan mulia,” kata Steve Goldstein.
Trump dan Tillerson telah bentrok selama berbulan-bulan karena beberapa isu. Tillerson tidak membantah laporan bahwa dia menyebut presiden sebagai “orang bodoh” dan membiarkan tanggung jawab tersebut diambil alih oleh juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert, yang mengatakan bahwa Tillerson “tidak menggunakan bahasa seperti itu.”
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Trump mengatakan Pompeo, mantan perwira kavaleri Angkatan Darat, adalah kandidat terbaik untuk Menteri Luar Negeri dalam waktu yang “kritis sekarang.”
“Dia akan melanjutkan program kami untuk memulihkan posisi Amerika di dunia, memperkuat aliansi kami, menghadapi lawan-lawan kami, dan mengupayakan denuklirisasi Semenanjung Korea,” kata Trump.
Pompeo mengatakan bahwa dia “sangat berterima kasih” kepada presiden atas kesempatan tersebut untuk mengabdi sebagai diplomat tertinggi Amerika.
Haspel mengatakan bahwa dia “rendah hati" oleh kepercayaan Trump kepadanya dan menambahkan jika dikukuhkan oleh Senat, “Saya menunggu kesempatan untuk dapat memberikan dukungan penuh kepada Presiden Trump dukungan intelijen yang luar biasa seperti diharapkannya dalam tahun pertama jabatannya.”
Sebelum Pompeo dan Haspel bisa menjabat posisi baru masing-masing, mereka harus dikonfirmasi dengan suara mayoritas di Senat. [lt]
Baca dong https://www.voaindonesia.com/a/presiden-trump-pecat-menlu-as-tillerson/4296416.htmlBagikan Berita Ini
0 Response to "Presiden Trump Pecat Menlu AS Tillerson"
Posting Komentar